11.04.2014 20.20- PT.KAI, jadwal kereta api mulai tertanggal 1 Juni 2014 akan mengalami perubahan. Perubahan ini merupakan untuk memaksimalkan jam perjalanan kereta api. Perubahan jadwal dikarenakan rampungnya Double Track alias Jalur ganda Cirebon-Surabaya Ps.Turi, memaksimalkan rangkaian yang tidur, dan banyaknya penambahan kereta penumpang dan barang.
Contohnya saja KA Argo bromo Anggrek tujuan Surabaya Ps.Turi-Gambir PP dari 10 jam menjadi 9jam irit 1 jam, contoh lain Ka Argo Parahyangan Bandung-Gambir PP dari sebelumnya 6x perjalan sehari akan menjadi 8x hingga 10x perjalanan sehari. Mengapa perjalanan Argo Parahyangan (Gopar) banyak? dikarenakan Ka ini selain menggunakan rangkaian asli milik Gopar, ka ini meminjam rangaian dari ka lain yang sedang ''tidur'' di dipo kereta Bandung dan Jakarta Kota. Sekilas jadwal baru KA Juni 2014
No. KA Nama Kereta Api Jam Berangkat
1 ARGO ANGGREK PAGI 0815 – 1715 Sb turi-Gambir
2 ARGO ANGGREK PAGI 0930 – 1830 Gambir-Sb Turi
3 ARGO ANGGREK MALAM 1945 – 0439 Sb turi-Gambir
4 ARGO ANGGREK MALAM 2130 – 0630 Gambir-Sb Turi
5 ARGO WILIS 0700 - 1844 Sb. gubeng- Bandung
6 ARGO WILIS 0830 – 2015 Bandung-Sb. Gubeng
7 ARGO LAWU 0830 – 1637 Solo Balapan- Gambir
8 ARGO LAWU 2020 – 0417 Gambir-Solo Balapan
9 ARGO DWIPANGGA 1925 – 0336 Solo Balapan- Gambir
10 ARGO DWIPANGGA 0815 - 1616 Gambir-Solo Balapan
11 ARGO SINDORO 0600 – 1141 Semarangtawang-Gambir
12 ARGO SINDORO 1700 – 2247 Gambir-Semarangtawang
13 ARGO MURIA 1600 – 2144 Semarangtawang-Gambir
14 ARGO MURIA 0715 – 1258 Gambir-Semarangtawang
15 ARGO JATI 0540 – 0820
16 ARGO JATI 0745 – 1028
17 ARGO JATI 1200 – 1443
18 ARGO JATI 0850 – 1129
19 ARGO JATI 1415 - 1658
20 ARGO JATI 1730 – 2010
39 GAJAYANA 1340 – 0430 Malang-Gambir
40 GAJAYANA 1750 – 0902 Gambir-Malang
41 BIMA 16.35 - 04.56 Sb. Gubeng-Gambir
42 BIMA 16.20 - 04.15 Gambir-Sb. Gubeng
43 BIMA 06.00 - 08.03 Sb. Gubeng-Malang
44 BIMA 13.30 - 15.42 Malang-Sb. Gubeng
45 SEMBRANI 1815 – 0400 Sb turi-Gambir
46 SEMBRANI 1935 – 0515 Gambir-Sb Turi
47 TURANGGA 1810 – 0641 Sb. gubeng- Bandung
48 TURANGGA 1900 – 0726 Bandung-Sb. Gubeng
49 TAKSAKA PAGI 0800 – 1527
50 TAKSAKA PAGI 0905 – 1621
51 TAKSAKA MALAM 1935 – 0256
52 TAKSAKA MALAM 2040 – 0406
53 BANGUNKARTA 1415 – 0227 Sb. Gubeng-Gambir
54 BANGUNKARTA 1915 – 0643 Gambir-Sb. Gubeng
Jumat, 11 April 2014
Jumat, 04 April 2014
Ka Malabar Anjlog
Jumat, 4 April 2014 18.06.
Ka Malabar dengan nomor Ka 86 jurusan Bandung (BD)-Malang (ML) via Yogya Anjlog di Km 244 antara Stasiun Cirahayu-Ciawi. Untuk Rangkaian yang anjlog adalah Lokomotif CC20655, 2 Kereta Eksekutif (K1), dan 1 Kereta Makan+Pembangkit (MP2) Rangkaian yang anjog terguling. Tindak lanjut PT. KAI Daerah Operasi 2 Bandung yaitu kereta api dari atau ke Bandung menuju Jogja, Solo, Surabaya yang semula melewati Stasiun Tasikmalaya-Banjar-Kroya atau sebaliknya memutar melewati Stasiun Cikampek-Cirebon-Purwokerto-Kroya. Hal ini mengakibatkan seluruh KA mengalami keterlambatan hingga 6 Jam lebih.
Selain itu PT. KAI mengirimkan Kereta Penolong (NR) dan Crane dari Dipo Cirebon menuju lokasi anjlog-an. Hingga jam 19.00 WIB ditemukan penumpang 1 korban tewas dan 3 luka-luka. Kondisi tempat anjlog-an sangat gelap minim pencahayaan karena anjlog-an tersebut terletak di daerah pegunungan dan jurang. Semoga pegawai dan penumpang diberi keselamatan dan kesabaran.
Ka Malabar dengan nomor Ka 86 jurusan Bandung (BD)-Malang (ML) via Yogya Anjlog di Km 244 antara Stasiun Cirahayu-Ciawi. Untuk Rangkaian yang anjlog adalah Lokomotif CC20655, 2 Kereta Eksekutif (K1), dan 1 Kereta Makan+Pembangkit (MP2) Rangkaian yang anjog terguling. Tindak lanjut PT. KAI Daerah Operasi 2 Bandung yaitu kereta api dari atau ke Bandung menuju Jogja, Solo, Surabaya yang semula melewati Stasiun Tasikmalaya-Banjar-Kroya atau sebaliknya memutar melewati Stasiun Cikampek-Cirebon-Purwokerto-Kroya. Hal ini mengakibatkan seluruh KA mengalami keterlambatan hingga 6 Jam lebih.
Selain itu PT. KAI mengirimkan Kereta Penolong (NR) dan Crane dari Dipo Cirebon menuju lokasi anjlog-an. Hingga jam 19.00 WIB ditemukan penumpang 1 korban tewas dan 3 luka-luka. Kondisi tempat anjlog-an sangat gelap minim pencahayaan karena anjlog-an tersebut terletak di daerah pegunungan dan jurang. Semoga pegawai dan penumpang diberi keselamatan dan kesabaran.
Foto Keadaan Anjlog-an Ka 86 Malabar (Sumber @PramugariKereta)
Senin, 27 Januari 2014
PT. KAI Segera Launching Kereta Baru dan Penambahan Kelas Bulan Februari 2014
Setelah sukses me-launching kereta baru di akhir tahun 2013 seperti Penataran Ekpres, Pangrango, Ciremai. Perpanjangan jarak KA seperti Ka Krakatau yang sebelumnya melayani Madiun-Merak sekarang Kediri-Merak (KA dengan jarak terpanjang di Indonesia +- 990Km), dan Ka Bangunkarta sebelumnya Jombang-Gambir sekarang Surabaya Gubeng-Gambir . PT. KAI akan segera launching kereta baru dan penambahan kelas. Dengan memanfaatkan rangkaian kereta yang idle (dibaca istirahat) atau habis dinas kereta sebelumnya. KA yang akan segera di launching antara lain:
Penambahan Kelas*:
- KA Pangrango Bogor-Sukabumi yang sebelumnya kelas Eksekutif dan Ekonomi akan bertambah Bisnis
- KA Ciremai Bandung-Cirebon yang sebelumnya kelas Eksekutif dan Ekonomi akan bertambah Bisnis
Kereta Baru**:
- KA Siliwangi, Sukabumi-Cianjur, 40 Km, kelas Eksekutif, Bisnis, Ekonomi
Kereta Baru (Dengan rangkaian yang idle)**:
- KA Kiansantang, Bandung-Cianjur, 65 Km, kelas Ekonomi, (eks ka kahuripan)
- KA Kroya-Lempuyangan 70 Km, Lempuyangan-Purwokerto 145 Km, kelas Ekonomi, (eks ka serayu)
- KA Ajisaka, Lempuyangan-Kutoarjo, 70 Km, kelas Ekonomi, (eks ka progo)
- KA Kamandaka, Purwokerto-Semarang Poncol, 250 Km, kelas Ekonomi, (eks ka tawang jaya)
- KA Kalijaga, Purwosari-Semarang Poncol, 120 Km, kelas Ekonomi, (eks ka bengawan)
- KA Bima Ekpres, Surabaya Gubeng-Malang, 95 Km, Kelas Eksekutif, (eks ka bima)
- KA Surabaya Gubeng-Jember, 200 Km, kelas Eksekutif, (eks ka turangga)
- KA Sarangan Ekpres, Surabaya Gubeng-Madiun, 160 Km, kelas Bisnis, (eks ka mutiara selatan)
- KA Maharani, Surabaya Pasar Turi-Cepu), 150 Km, kelas Ekonomi, (eks ka kertajaya)
- KA Surabaya Gubeng-Probolinggo, 110 Km, kelas Ekonomi, (eks ka probowangi)
- KA Penataran Ekpres Blitar, Malang-Blitar, 80 Km, (eks ka penataran ekpres sgu-ml)
Kereta Tambahan ( Dengan rangkaian yang idle)***:
- KA Argo Jati, Gambir-Cirebon, 220 Km, kelas Eksekutif, (eks ka sembrani)
- KA Argo Parahyangan, Gambir- Bandung, 175 Km, kelas Eksekutif, (eks ka turangga)
- KA Argo Parahyangan, Gambir- Bandung, , kelas Eksekutif, (eks ka bangunkarta)
*Tarif baru ka ciremai dan pangrango belum diketahui
**Harga Tiket untuk semua kereta yang akan di-launching paling mahal Rp 60.000 baik kelas Eksekutif, Bisnis, Ekonomi,
***Harga ka argojati dan argo parahyangan disesuaikan dengan harga yang berlaku
Semoga PT. KAI segera me-launching kereta tersebut agar para penumpang mudah dalam menuju perjalanan.
Penambahan Kelas*:
- KA Pangrango Bogor-Sukabumi yang sebelumnya kelas Eksekutif dan Ekonomi akan bertambah Bisnis
- KA Ciremai Bandung-Cirebon yang sebelumnya kelas Eksekutif dan Ekonomi akan bertambah Bisnis
Kereta Baru**:
- KA Siliwangi, Sukabumi-Cianjur, 40 Km, kelas Eksekutif, Bisnis, Ekonomi
Kereta Baru (Dengan rangkaian yang idle)**:
- KA Kiansantang, Bandung-Cianjur, 65 Km, kelas Ekonomi, (eks ka kahuripan)
- KA Kroya-Lempuyangan 70 Km, Lempuyangan-Purwokerto 145 Km, kelas Ekonomi, (eks ka serayu)
- KA Ajisaka, Lempuyangan-Kutoarjo, 70 Km, kelas Ekonomi, (eks ka progo)
- KA Kamandaka, Purwokerto-Semarang Poncol, 250 Km, kelas Ekonomi, (eks ka tawang jaya)
- KA Kalijaga, Purwosari-Semarang Poncol, 120 Km, kelas Ekonomi, (eks ka bengawan)
- KA Bima Ekpres, Surabaya Gubeng-Malang, 95 Km, Kelas Eksekutif, (eks ka bima)
- KA Surabaya Gubeng-Jember, 200 Km, kelas Eksekutif, (eks ka turangga)
- KA Sarangan Ekpres, Surabaya Gubeng-Madiun, 160 Km, kelas Bisnis, (eks ka mutiara selatan)
- KA Maharani, Surabaya Pasar Turi-Cepu), 150 Km, kelas Ekonomi, (eks ka kertajaya)
- KA Surabaya Gubeng-Probolinggo, 110 Km, kelas Ekonomi, (eks ka probowangi)
- KA Penataran Ekpres Blitar, Malang-Blitar, 80 Km, (eks ka penataran ekpres sgu-ml)
Kereta Tambahan ( Dengan rangkaian yang idle)***:
- KA Argo Jati, Gambir-Cirebon, 220 Km, kelas Eksekutif, (eks ka sembrani)
- KA Argo Parahyangan, Gambir- Bandung, 175 Km, kelas Eksekutif, (eks ka turangga)
- KA Argo Parahyangan, Gambir- Bandung, , kelas Eksekutif, (eks ka bangunkarta)
*Tarif baru ka ciremai dan pangrango belum diketahui
**Harga Tiket untuk semua kereta yang akan di-launching paling mahal Rp 60.000 baik kelas Eksekutif, Bisnis, Ekonomi,
***Harga ka argojati dan argo parahyangan disesuaikan dengan harga yang berlaku
Semoga PT. KAI segera me-launching kereta tersebut agar para penumpang mudah dalam menuju perjalanan.
Minggu, 10 November 2013
Kereta dan Gerbong
Memang hampir semua orang sering menyebut gerbong. Tapi hampir semua orang tidak tahu maksud dari kata tersebut
Pengertian Kereta : Kereta hanya digunakan untuk angkutan penumpang
Pengertian Gerbong : Gerbong hanya digunakan untuk angkutan barang
contoh kereta
Memang hampir semua orang sering menyebut gerbong. Tapi hampir semua orang tidak tahu maksud dari kata tersebut
Pengertian Kereta : Kereta hanya digunakan untuk angkutan penumpang
Pengertian Gerbong : Gerbong hanya digunakan untuk angkutan barang
contoh kereta
Kereta Eksekutif promosi paket pejuang bangsa 10 November
Kereta Eksekutif dengan stip biru orange
Kereta Eksekutif dengan Strip abu
Kereta Eksekutif strip ombak abu kaca pesawat
Kereta makan Eksekutif dihias batik
Kereta Pembangkit Eksekutif
Senin, 04 November 2013
Peluncuran Penataran Ekpres
Peresmian Penataran Ekpres
Tanggal 1 November 2013 berempat di stasiun Surabaya Gubeng pukul 16.30 merupakan hari peluncuran perdana kereta api Penataran Ekpres (kalau disigkat mungkin *ereks) sebelumnya saya ikut ke dipo lokomotif Sidotopo untuk merias lokomotif penataran ekpres yang lokonya saat itu CC20637. Periasan lokomotif tersebut bersama komunitas ''Komuter'' Komunitas Peduli dan Pecinta Kereta Api. Bahan untuk meriasnya pun sukarela hanya tali merah dan kembang. Pertama-tama lokomotif dirias dengan tali lalu di bubuhkan karangan bunga di depan muka lokomotif walaupun susah memasangnya kami tidak mengeluh karena menghias lokomotif di Daop 8 bagian Surabaya adalah ''barang langka'' alias jarang terjadi. Memang yang ikut merias loko sedikit orang karena yang lainnya sibuk atau ada kegiatan dan teman-teman yang lainnya bisa di stasiun Gubeng. Pemasangan ini dilakukan setelah Sholat Jumat dan berakhir sekitar jam 14.00-an dan setelahnya itu lokomotif dihidupkan dan langsir kereta Penataran Ekpres di Dipo Kereta Sidotopo dan meluncur ke Stasiun Surabaya Gubeng. Setelah menghias kami foto bersama degan bapak Kepala Dipo Traksi (KDT) Sidotopo (lupa namanya) dengan loko dan setelah itu meluncur ke Stasiun Surabaya Gubeng
Jadwal perjalanan Kereta Api Penataran Ekpres
Kereta Penataran ekpres yang telah distiker
Lomomotif CC20637 yang siap digunakan untuk Ka 7113 Penataran Ekpres di Dipo Induk Sidotopo
foto bersama dengan bapak KDT Sidotopo dengan lokomotif Ka Penataran Ekpres
(foto: dokumen Yan Ardiansyah)
Setelah dari Dipo Induk Sidotopo (SDT) kami meuju ke stasiun Surabaya Gubeng (SGU). loko yang telah kami hias di SDT di beri tambahan karangan bunga lagi untuk pemotongan pita peresmian Ka Penataran Ekpres oleh bapak kadishub Jatim (kalau gak salah :D) kami di izinkan naik Penataran Ekpres ini cuma-cuma yang ikut memang banyak sekitar 30 orang tapi tidak sampai ke Malang hanya sampai stasiun Sidoarjo karena kereta yang dari Malang menuju ke Surabaya tidak ada karena tidak ada keberangkatan setelah ka Penataran Ekpres ini ke Surabaya tidak ada.
KA Penataran Ekpres ini berhenti di stasiun Wonokromo (WO), Waru (WR), Sidoarjo (SDA), Lawang (LW). Stasiun yang dilewati Ka Penataran Ekpres yaitu dari Surabaya Gubeng(SGU), Wonokromo (WO), Waru (WR), Gedangan (GDG), Sidoajo (SDA), Tanggulangin (TGA), Porong (PR), Bangil (BG) Wonokerto (WN), Sukorejo (SKJ), Sengon (SG), Lawang (LW), Singosari (SGS), Blimbing (BMG) dan berakhir di stasiun Malang (ML). Anehnya kereta ini tidak berhenti di stasiun Bangil, mungkin tidak berhenti karena nanti banyak pedagang asongan yang masuk kedalam kereta yang berakibat kenyaman penumpang berkurang. dan mengapa berhenti di stasiun waru? padahal stasiun kecil! karena stasiun Waru Strategis yaitu dekat dengan Terminal Purabaya dan Bandara Juanda.
Jarak yang ditempuh melewati sekitar 14 stasiun dengan jarak lebih kurang 98 km. Dinamakan Penataran yang dimaksud candi, dan dinamakan ekpres karena waktu tempuhnya yang cepat dari pada kereta lokal Penataran atau Tumapel. Ditempuh hanya 2jam 5menit menggunakan Ka Penataran Ekpres, sedangkan lokal Penataran atau Tumapel sekitar 3jam. Perjalanan Ka Penataran Ekpres sehari 3pp pagi, siang, sore. Kereta ini kalau sampai di Stasiun Gubeng, loko akan di langsir pindah posisi selanjutnya diberangkatkan
Kereta ini mungkin paling unik se-Indonesia. Bagaimana tidak semua bagian luar kereta (Eksteior) di beri stiker, gambarnya pun beragam ada yang bergambar buah apel, candi, stadion gajayana, selecta, tugu sura lan boyo, jembatan suramadu, gapura Sunan Ampel. Semua gambar ini merupakan ciri-ciri khas kota Surabaya dan Malang.
Interior Ka ekonomi K3 0 93 27 Penataran ekpres
yang dihias batik biru dekat toilet dan di beri alas biru untuk kursi
Jadwal perjalanan Kereta Api Penataran Ekpres
| PAGI | |||
| No. Ka | Stasiun | Datang | Berangkat |
| 7110 | Malang (ML) | - | 04.30 |
| Lawang (LW) | 04.57 | 04.59 | |
| Sidoarjo (SDA) | 06.04 | 06.05 | |
| Waru (WR) | 06.18 | 06.19 | |
| Wonokromo (WO) | 06.27 | 06.29 | |
| Sb. Gubeng (SGU) | 06.35 | - | |
| No. Ka | Stasiun | Datang | Berangkat |
| 7109 | Sb. Gubeng (SGU) | - | 07.10 |
| Wonokromo (WO) | 07.16 | 07.18 | |
| Waru (WR) | 07.26 | 07.27 | |
| Sidoarjo (SDA) | 07.40 | 07.42 | |
| Lawang (LW) | 08.47 | 08.48 | |
| Malang (ML) | 09.15 | - | |
| SIANG | |||
| No. Ka | Stasiun | Datang | Berangkat |
| 7112 | Malang (ML) | - | 09.50 |
| Lawang (LW) | 10.17 | 10.19 | |
| Sidoarjo (SDA) | 11.24 | 11.25 | |
| Waru (WR) | 11.38 | 11.39 | |
| Wonokromo (WO) | 11.47 | 11.49 | |
| Sb. Gubeng (SGU) | 11.55 | - | |
| No. Ka | Stasiun | Datang | Berangkat |
| 7111 | Sb. Gubeng (SGU) | - | 12.25 |
| Wonokromo (WO) | 12.31 | 12.33 | |
| Waru (WR) | 12.41 | 12.43 | |
| Sidoarjo (SDA) | 12.55 | 12.57 | |
| Lawang (LW) | 14.02 | 14.03 | |
| Malang (ML) | 14.30 | - | |
| SORE | |||
| No. Ka | Stasiun | Datang | Berangkat |
| 7114 | Malang (ML) | - | 15.10 |
| Lawang (LW) | 15.37 | 15.39 | |
| Sidoarjo (SDA) | 16.44 | 16.45 | |
| Waru (WR) | 16.58 | 16.59 | |
| Wonokromo (WO) | 17.07 | 17.09 | |
| Sb. Gubeng (SGU) | 17.10 | - | |
| No. Ka | Stasiun | Datang | Berangkat |
| 7113 | Sb. Gubeng (SGU) | - | 17.45 |
| Wonokromo (WO) | 17.51 | 17.53 | |
| Waru (WR) | 18.01 | 18.02 | |
| Sidoarjo (SDA) | 18.15 | 18.18 | |
| Lawang (LW) | 19.23 | 19.24 | |
| Malang (ML) | 19.51 | - | |
kereta api
berikut ini hasil gambar yang dapat saya tampilkan:

Kereta Rel Diessel ARS (Airport Railink Services) melewati tiber gamplong, dekat kali Progo
Barang Langka!!!
bagaimana tidak langka kontener lewat Stasiun Wonokromo dan pakai CC201
Perubahan Eksterior Kereta Wisata Nusantara (SI 0 67 01)
Mbah dan Cucu
Double Traksi Ka 131 Logawa di Stasiun SurabayaGubeng
Livery tinggal kenangan
CC201130R
CC201130R
Langganan:
Postingan (Atom)







